Sebagai gurumuda Indonesia kita harus berusaha menunjukkan dedikasi yang tinggi. Generasi yang akan datang merupakan lanjutan generasi yang ada sekarang ini. Biasanya generasi yang ada adalah cerminan generasi sebelumnya. Mau dikemanakan generasi yang akan datang adalah bagian dari tanggungjawab generasi sekarang termasuk para gurumuda Indonesia.
Mengutip apa yang sering diungkapkan oleh Harmoko Menteri Penerangan di Era Orde Baru " Kemarin, Hari ini dan yang akan datang adalah Jelujur Sejarah.
Kita sebagai gurumuda jangan menyalahkan sebuah masa yang telah kita lewati, tetapi lebih baik baik bagaimana menyikapi bagaimanakah masa yang akan datang dapat kita ukir dengan baik pada masa sekarang ini. Gurumuda dalam hal ini juga harus memiliki andil untuk negeri ini.
Pada jaman dulu warga negeri Jiran Malaysia banyak berguru ke negeri kita Indonesia. artinya Indonesia dulu pernah menjadi kebanggaan bangsa lain termasuk Malaysia. Lalu bagaimana dengan sekarang?
Apa pun yang terjadi pada saat ini gurumuda tetap bangga menjadi bangsa Indonesia. Bagaimanapun kita bangsa yang besar yaitu sebagai bangsa yang kaya keberagaman dan bahkan penuh sumberdaya alamnya. Mengutip kalimat yang pernah ditembangkan Koes Plus "Orang bilang tanah kita tanah surga".
Kalaupun Indonesia pada kondisi yang terpurukpun kita mesti harus menanamkan semangat kepada generasi yang akan datang. Kita harus bangkit, kita harus bangun, jangan lengah. Kata orang bijak "Lengah adalah Kunci kekalahan. Disiplin tekun dan konsisten (Distekon) merupakan kunci kesuksesan. By : Gurumuda
Tidak ada komentar:
Posting Komentar